Thomas Frank mengakui bahwa perannya sebagai pelatih Tottenham Hotspur saat ini bukanlah hal yang mudah dinikmati. Ia menyebut proyek ini penuh tantangan, terutama karena banyak perubahan besar yang harus dilakukan dalam waktu singkat. Pelatih asal Denmark itu menekankan bahwa fokus dan kerja keras menjadi kunci untuk membawa tim kembali ke jalur yang benar.

Frank kembali ke Gtech Community Stadium untuk pertama kali sejak meninggalkan Brentford musim panas lalu. Ia menerima sambutan hangat dari pendukung klub lama, namun situasinya berbeda ketika Tottenham tampil melawan Brentford. Para fans Spurs mengecam permainan tim yang dianggap membosankan, bahkan mencemooh Frank di akhir laga.
Meski tekanan tinggi, Frank tetap optimistis. Ia menegaskan bahwa pengalaman ini berharga bagi pengembangan kariernya. “Kita sedang dalam maraton panjang, sulit dinikmati sekarang, tapi ketika melihat ke belakang, semua pembelajaran ini akan sangat berharga,” kata Frank.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Menghadapi Masalah di Lini Depan
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Thomas Frank saat ini adalah absennya beberapa pemain kunci. Dominic Solanke dan James Maddison harus menepi selama beberapa bulan, sementara playmaker Xavi Simons sempat diskors. Ketidakhadiran mereka membuat Spurs kesulitan menampilkan permainan yang memukau.
Frank menekankan bahwa meski pemain utama absen, tim tetap harus berjuang. Ia mengibaratkan situasi ini seperti “berlari sekuat tenaga dalam perlombaan yang sulit,” di mana fokus dan disiplin menjadi kunci. Spurs pun berhasil mencatat empat clean sheet dalam enam pertandingan terakhir, meski permainan tim masih kurang bertenaga.
Situasi ini menunjukkan bahwa Tottenham berada dalam fase transisi besar. Frank menyadari timnya sedang membangun fondasi untuk masa depan, dan setiap kendala dianggap sebagai pelajaran penting. “Ini benar-benar musim transisi, tapi saya yakin proyek ini akan sukses dalam jangka panjang,” tambahnya.
Baca Juga: Dean Huijsen Cedera, Tapi Bisa Tampil di El Clasico?
Transformasi Klub yang Belum Pernah Terjadi

Frank menyoroti perubahan besar di struktur klub yang mempengaruhi pekerjaannya. Dalam satu tahun, Spurs mengganti delapan pemimpin di jajaran atas klub, sesuatu yang belum pernah terjadi dalam 140 tahun sejarah klub. Hal ini menambah kompleksitas tugasnya sebagai pelatih kepala.
Meski menghadapi banyak perubahan, Frank tetap melihat potensi besar di klub. Ia percaya bahwa pengalaman ini akan membuatnya lebih siap menghadapi tantangan masa depan. Setiap pertandingan dan keputusan di lapangan menjadi pembelajaran berharga, meski prosesnya menantang.
Pendekatan Frank adalah tetap fokus pada pembangunan tim, bukan sekadar hasil jangka pendek. Ia menyadari bahwa hasil imbang atau performa kurang maksimal adalah bagian dari proses transformasi yang harus dijalani Spurs.
Fokus dan Optimisme di Tengah Tekanan
Thomas Frank menekankan pentingnya tetap fokus meski tekanan datang dari berbagai arah. Ia mencontohkan pentingnya mengelola absennya pemain kunci, serta menyesuaikan strategi agar tetap kompetitif di Premier League.
Ia optimistis bahwa tim akan membaik seiring adaptasi pemain dan konsistensi latihan. Menurut Frank, meski momen sulit, pengalaman ini akan membentuk tim dan pelatih lebih kuat di masa depan. Spurs sedang membangun fondasi yang akan membawa hasil positif dalam beberapa musim mendatang.
Frank menutup pernyataannya dengan sikap realistis: tantangan ini sulit dinikmati, tapi tetap layak dijalani. Dengan kerja keras dan fokus, ia yakin Tottenham akan melalui musim transisi ini dan muncul sebagai tim yang lebih solid dan kompetitif. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di sportinlaw.com.
